Truk Marak Nyangkut di JPO, DKI Perketat Pengawasan Muatan Truk

, , Comments Off on Truk Marak Nyangkut di JPO, DKI Perketat Pengawasan Muatan Truk

Truk Marak Nyangkut di JPO, DKI Perketat Pengawasan Muatan Truk

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu – Pemerintah Propinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperketat pengawasan uji kendaraan angkutan barang supaya tidak bermuatan berlebihan atau Over Dimension Over Loading (ODOL). Perihal ini menyusul ramainya peristiwa truk bermuatan besar terjerat di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Tidak hanya dikasihkan sangsi tilang, nanti angkutan barang yang dapat dibuktikan ODOL akan di stop operasionalnya atau dikandangkan. Pencabutan izin operasional angkutan barang ODOL sama dengan Masalah 125 Undang-Undang Nomer 22/2009 mengenai Lantas Lintas. Ketentuan itu mengendalikan batas Type Berat Diizinkan (JBD) buat kendaraan angkutan barang.

Dengan begitu, semua pelanggaran pada kendaraan barang yang mencakup ODOL bisa dikerjakan sangsi, dari mulai tilang s/d stop operasi atau dikandangkan.

“Prinsipnya semua jalan ditata berkaitan batas berat kendaraan yang dapat melintasinya,” tutur Pelaksana pekerjaan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko, waktu dihubungi, Minggu (10/2/2019).

Baca Juga : Liverpool Umumkan Jadwal Comeback Alex Oxlade-Chamberlain

Sigit menuturkan, tiap-tiap kendaraan angkutan barang diharuskan untuk lakukan uji KIR atau Kontrol Kendaraan Bermotor (PKB), hingga kendaraan tidak melewati ketetapan dalam Sertifikat Rancang Uji Type (SRUT). Diluar itu, manfaat pengawasan kendaraan angkutan barang pun dikerjakan melalui jembatan timbang.

Hal itu mempunyai tujuan supaya tiap-tiap kendaraan angkutan barang yang melintas bisa taat ketentuan. “Sebab yang paling penting ialah segi keselamatan pemakai jalan keseluruhannya, termasuk juga mengawasi kualitas jalan disebut (dilintasi),” tuturnya.

Selain itu, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike minta dishub betul-betul mengamati tempat Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), khusunya angkutan barang sama dengan sertifikat rancang uji type. Orang politik PDIP itu pun minta supaya publikasi ketentuan sertifikat rancang uji type itu digencarkan. Hingga, tidak lagi ada pemilik angkutan barang yang bingung dengan ketentuan yang ada.

“Beberapa pertanyaan tentang ketentuan rancang uji tipe, apa dapat dinaikkan sesuai dengan kemampuan angkutan barang atau berapakah standarnya,” ujarnya.

Seperti didapati, sekitar empat truk bermuatan besar terjerat di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Jalan Raya Bogor, persisnya depan Pasar Kramat Jati, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (9/2/2019). Mengakibatkan, kemacetan jalan raya tidak terhindar. Arus jalan raya dari arah Pusat Grosir Cililitan (PGC) sampai Pasar Kramat Jati, lumpuh keseluruhan. Satlantas Polres Jakarta Timur lalu lakukan eksperimen jalan raya berbentuk contra flow.