Ujian Utama Solksjaer saat Menjamu Paris Saint Germain

, , Comments Off on Ujian Utama Solksjaer saat Menjamu Paris Saint Germain

Ujian Utama Solksjaer saat Menjamu Paris Saint Germain

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu – Atmosfer Liga Champions sangatlah dinantikan bos Manchester United (MU), Ole Gunnar Solksjaer. Juru strategi asal Norwegia itu ditantang memerankan ujian sebenarnya waktu The Red Devils melayani Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford pada leg pertama 16 besar, pagi hari kelak.

Buat Solksjaer, Liga Champions buka kembali lembaran masa lalu indah saat aktif menjadi pemain. Ia bertindak terpenting membawa MU jadi juara pada musim 1998/1999. Saat itu, Solksjaer cetak satu dari dua gol kemenangan 2-1 timnya atas Bayern Muenchen.

Karena itu, Solksjaer demikian ketertarikan menyongsong pertandingan Liga Champions pertamanya menjadi pelatih. Pengalaman manis di waktu lantas jelas membuat makin yakin diri menyongsong PSG.

“Malam terindah dalam karir saya pasti di Liga Champions. Saat anda sampai ditahap ini dengan sorot lampu yang menyala, Ini ialah laga yang begitu anda tunggu. Waktu anda dengar anthem di semua pelosok stadion, Itu ialah lagu spesial, terpenting waktu bermain di Old Trafford,”ungkap Solksjaer dikutip uefa.com

Akan tetapi, Solksjaer mengerti jika PSG bukan lawan sembarang. Dengan terbuka ia memberikan pujian pada Thomas Tuchel menjadi pelatih yang mempunyai kualitas mengusung permainan timnya serta kaya dalam soal strategi serta taktik. Bersama dengan Tuchel, Les Parisiens demikian beresiko terpenting saat menyerang dari bagian sayap.

“Secara Strategi, Tuchel begitu bagus. Ia dapat bermain skema 3-4-3, 4-4-2 sampai 4-4-3. Hal tersebut membuat kami kesusahan menebak strategi apakah yang akan diterapkannya. Kami begitu waspada PSG,”pujinya

Walau menghargai PSG, Solksjaer akan mengoptimalkan suport penuh publik Old Trafford untuk memenangi leg pertama. Lebih, rapornya bersama dengan MU demikian impresif. Solksjaer pimpin The Red Devils tidak terkalahkan dalam 11 laga paling akhir semua pertandingan dengan perincian 10 menang serta satu imbang.

Diluar itu, Solksjaer mempunyai masa lalu bagus saat bertemu dengan klub-klub asal Prancis di Liga Champions. Terdaftar, Waktu menguatkan MU, Ia sukses cetak lima gol. Semasing satu gol ke gawang AS Monaco (1998), FC Girondins Bordeaux (2000), serta Lille OSC (2001) serta dua bekasnya waktu berjumpa Nantes (2002).

Baca Juga : Truk Marak Nyangkut di JPO, DKI Perketat Pengawasan Muatan Truk

Pengalaman Solksjaer plus meningkatnya grafik perform timnya membuat MU tidak dapat di pandang remeh. Berstatus menjadi tidak diunggulkan, Ashley Young dkk dipercaya tampil lebih terlepas.

Solksjaer kemungkinan akan turunkan kembali Marcus Rashford Jesse Lingard serta Victor Lindelof yang diistirahatkan waktu MU menaklukkan Fulham 3-0 di Liga Primer, Sabtu (9/2). Aggersivitas permainan offensif di dukung gabungan Ander Herrera, Paul Pogba serta Nemanja Matic di bidang tengah.

“Menjuarai Liga Champions? Saya belumlah berfikir sejauh itu. Saya cuma pikirkan maju ke set setelah itu dengan menaklukkan PSG. Kami mempunyai Rashford, Romelu Lukaku, Lingard, Alexis Sanchez serta Anthony Martial. Mereka ialah intimidasi serius posisi belakang lawan,”tegasnya

Kesempatan MU mencetak kemenangan di leg pertama di dukung keadaan PSG. Seperti didapati, Les Parisiens hadir ke Old Trafford tiada dua pilarnya, Neymar Jr serta Thomas Meunier yang mangkir sebab cedera.

Sesaat Edinson Cavani disangsikan karena mempunyai permasalahan tendon pada panggul kanannya waktu menang 1-0 atas Bordeaux di Ligue 1, Sabtu (9/11), Tuchel memandang, badai cedera membuat PSG mesti berusaha sangat keras mengambil point di kandang lawan.

Potensi Tuchel juga ditest. Juru strategi asal Jerman itu peluang mengaplikasikan taktik 4-4-2 yang bertopang pada striker andalannya Kylian Mbappe. Marco Verratti yang sudah sembuh akan pundak membahu dengan Dani Alves, Angel Di Maria dan Marquinhos.

“Saya begitu cemas. Tapi cuma sebab kami kehilangan beberapa pemain kunci. Di lag memastikan seperti Liga Champions, Anda memerlukan beberapa pemain kunci yang memiliki pengalaman melawan desakan besar,”pungkasnya