Prabowo-Sandi Tak Akui Hasil Hitung Suara di Jateng, Ini Alasannya

, , Comments Off on Prabowo-Sandi Tak Akui Hasil Hitung Suara di Jateng, Ini Alasannya

Prabowo-Sandi Tak Akui Hasil Hitung Suara di Jateng, Ini Alasannya

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu – Tim calon presiden-calon wapres nomer urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno tidak mengaku hasil perhitungan suara Pemilihan presiden 2019 di Jawa Tengah.

Prabowo-Sandi minta penentuan suara lagi (PSU) diadakan di propinsi itu sebab banyak insiden. Karena itu untuk fair-nya harusnya di Jateng dikerjakan PSU,” tutur Direktur Relawan Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fery Mursidan Baldan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Fery memperjelas team Prabowo-Sandi memberi catatan untuk semua pencapaian suara di Jateng. Oleh karenanya, pihaknya menekan perhitungan suara lagi.

“Kita meminta kalkulasi lagi di 8.146 TPS. Tetapi tidak dikerjakan,” tuturnya. Ferry malas memberi komentar tentang implikasi bila pencapaian suara tidak di tandatangani oleh saksi tim Prabowo-Sandi.

Baca Juga : Pengancam Pemenanggal Kepala Jokowi Ditangkap, Polisi Kembali Buru Agnes

Menurutnya, PSU yang dimintakan bukan mengenai keberatan jumlahnya hitung-hitungan hasil, tetapi jauh dari itu ialah masalah beberapapa keganjilan yang berlangsung.

“Contohnya penemuan kami di Jateng seperti terhalanginya beberapa saksi kita direkapitulasi di kecamatan, tidak semua C1 plano dipasang tujuh hari sesudah pengambilan suara, penukaran hasil rekap C1 yang tidak seperti harusnya,” katanya.

Fery malas memberi komentar tentang peluang bawa keganjilan itu ke Mahkamah Kontitusi (MK). “Kita tidak ada pemikiran ke MK. Buat kita bentuk keberatan kita diacuhkan. Ini masalah yang lebih fundamental dibanding MK,” katanya.

Dikabarkan awalnya, Jokowi-Maruf Amin mencapai 16.825.511 suara atau 77,29% di semua kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sesaat pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan 4.944.447 suara atau 22,71%.