Penjelasan Perindo Adanya Penghilangan Suara Di Papua

, , Comments Off on Penjelasan Perindo Adanya Penghilangan Suara Di Papua

Penjelasan Perindo Adanya Penghilangan Suara Di Papua

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu – Dalam sidang Konflik Hasil Penentuan Umum (PHPU) Legislatif 2019, Partai Perindo mempermasalahkan tentang penggelembungan sampai penghapusan suara yang dipunyai oleh faksinya di Kabupaten Deiyai, Papua.

Info ini diutarakan oleh Kuasa Hukum Perindo Ricky K Margono di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Bahkan juga kata Ricky, pencapaian suara Partai Perindo beralih sampai jadi 0.

“Jadi yang di Kabupaten Deiyai Papua ini memang kita lihat terdapatnya penghilaangan suara pada satu diantara calon dariapda calon legislatif partai Perindo itu diawali angka daei 1178 lalu makin lenyap 1121, serta sampai ke 0, itu di Kabupaten Deiyai,” tutur Ricky di Gedung MK, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Ricky menerangkan, penghapusan suara di Kabupaten Deiyai sampai 0 itu satu diantara faktornya yaitu penghitungan suara di Papua yang masih memakai Noken. Diluar itu, kata Ricky, Perindo merasakan KPU salah lakukan mekanisme saar penghitungan.

“Jadi di Papua berlainan dengan daerah yant lain memang mereka punyai skema noken hingga sistemnya diserahkan kepada kepala suku serta kepala suku yang mengemukakan berapakah pencapaian suaranya dari calon legislatif yang diambil oleh mereka,” tuturnya.

Baca Juga : PP Siap Buka-bukaan soal Ambruknya Cor Beton Proyek Tol BORR

“Nah di sini pada akhirnya partai Perindo lewat satu calegnya alami kehilangan suara disana. Sebab memang benar ada beberapa proses yang lepas dikerjakan oleh KPU, KPU salah lakukan mekanisme waktu perhitungannya nah itu yang di Deiyai,” imbuhnya.

Tidak hanya di Kabupaten Deiyai, berlangsung manipulasi di Kabupaten Yapen Papua.
Dari sana, lanjut Ricky, berlangsung insiden yang mengagumkan dimana KPU menerbitkan hasil perhitungan yang salah. Walau permintaan yang dikatakan oleh Perindo melalui batas waktu.

“Ada insiden mengagumkan, insiden luar umumnya ialah KPU saat itu menerbitkan malah telah melalui waktu. Memang semula partai Perindo santai-santai saja tidak ada permasalahan, permasalahan di Kabupaten Yapen tidak ada permasalahan, tetapi fakta saat sesudah usai tanggal 29 Mei, KPU baru menerbitkan perhitungan, berapakah hasilnya di situlah kita merasakan terkejut, sebab partai Perindo merasakan ada yang tidak beres,” katanya.

Perindo sudah mempersiapkan 11 sampai 12 permintaan yang akan disidangkan di MK. Diluar itu, Perindo jadi sisi faksi berkaitan dari 232 tuntutan.