Gas CFC Gedung Bertingkat dan Perumahan Terbanyak Kotori Udara

, , Comments Off on Gas CFC Gedung Bertingkat dan Perumahan Terbanyak Kotori Udara

Gas CFC Gedung Bertingkat dan Perumahan Terbanyak Kotori Udara

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu– Pencemaran udara di Jakarta yang sekarang jadi pusat momok menakutkan buat masyarakat Jakarta sebab dapat mengakibatkan beberapa jenis penyakit seperti Kanker serta infeksi aliran pernafasan kronis (ISPA).

Serta kembali lagi emisi kendaraan jadi kambing hitamnya, walau sebenarnya berdasar analisa lingkungan hidup, tidak cuma polusi kendaraan pemakaian Gas Kloro Fluoro Karbon (CFC) alias Freon yang dipakai di Air Conditioner (AC) serta mesin pendingin udara (AC Sentra) untuk gedung-gedung bertingkat serta almari es lebih beresiko serta semakin banyak pemakainya dari polusi kendaraan.

Berdasar analisa yang dikerjakan dari beberapa literatur menyebutkan Gas CFC lebih beresiko dari emisi, bahkan juga beberapa ilmuwan yang diketuai Dr Stephen Montzka dari Tubuh Kelautan serta Atmosfer Nasional AS (NOAA). sudah menjumpai kenaikan tidak tersangka klorofluorokarbon (CFC) type 11, atau umum diketahui jadi CFC-11, yang beresiko semakin mengakibatkan kerusakan susunan ozon di atmosfer Bumi.

Sesudah dilarang oleh Protokol Montreal yang disetujui pada 1987, kandungan senyawa kimia CFC-11 disebutkan semakin alami penurunan seperti yang diinginkan, tapi prosedurnya melambat semenjak 2012.

Beberapa periset menyebutkan bukti yang mereka dapatkan tunjukkan peluang baru, yaitu emisi ilegal CFC-11 datang dari daerah-daerah tidak terdeteksi di Asia.

Banyak beberapa produk yang kita pakai dalam pekerjaan seharian yang memakai gas CFC, contohnya minyak wangi yang berbentuk aerosol, air conditioner (AC), bahkan juga beberapa almari es mode memakai gas CFC juga.

Baca juga : Mustafi Dipersilakan Hengkang dari Arsenal

Gas CFC mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya tidak bau, tidak terasa, tidak gampang bereaksi, serta tidak beresiko dengan cara langsung. Dengan beberapa kelebihan itu, karena itu manusia memakai gas CFC untuk kepentingan jadi bahan pengembang seperti semprot rambut (hair spray), minyak wangi semprot, pengembang busa, pendingin/almari es, serta AC (freon).

Memang gas CFC tidak beresiko dengan cara langsung, tapi saat kita menyemprotkan hair spray atau minyak wangi, karena itu gas CFC yang keluar akan langsung terbang melambung tinggi ke angkasa serta sampai stratosfer.

Pada stratosfer ada susunan ozon (O3) serta kita mengenal jadi pelindung bumi dari cahaya ultraviolet matahari. Bila gas CFC berlaga dengan susunan ozon (O3), maka tercipta lubang yang kita mengenal jadi lubang ozon. Sebab susunan ozon berlubang, karena itu cahaya ultraviolet matahari langsung tembus serta masuk ke bumi.

Karakter cahaya ultraviolet mempunyai radiasi paling tinggi antara spektrum sinar-sinar lainnya, hingga dapat menyebabkan tumbuhan jadi kerdil, berlangsungnya mutasi genetik, mengakibatkan berlangsungnya kanker kulit, terbakarnya retina mata, dan matinya ganggang serta mikroorganisme.

Sekarang direncanakan besarnya lubang ozon hampir 3x luas Benua Eropa. Apa mengakibatkan bila lubang ozon terus-terusan makin bertambah melebar? Coba pikirkan! Untuk menahan berlangsungnya perluasan lubang ozon yang makin luas serta kronis, karena itu pemakaian gas CFC makin dibatasi. Pada beberapa negara maju pemakaian CFC telah di stop (dilarang) benar-benar, hingga saat ini kita gampang memperoleh produk barang non-CFC seperti almari es, AC.