BTNGMb Tingkatkan Patroli Antisipasi Kebakaran Susulan di Merbabu

, , Comments Off on BTNGMb Tingkatkan Patroli Antisipasi Kebakaran Susulan di Merbabu

BTNGMb Tingkatkan Patroli Antisipasi Kebakaran Susulan di Merbabu

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu– Kebakaran rimba di lereng Gunung Merbabu di daerah Dukuh Tumut, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali diyakinkan telah padam. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) sekarang tingkatkan patroli menghadapi kebakaran susulan rimba serta tempat (karhutla).

“Alhamdulillah telah padam,” kata Kepala BTNGMb, Junita Parjanti, waktu di konfirmasi detikcom, Rabu (11/9/2019).

Kebakaran rimba di lokasi Taman Nasional Gunung Merbabu itu didapati pada Selasa (10/9). Sampai malam hari titik api didapati masih menyala di lokasi rimba di atas Dukuh Tumut, Desa Jrakah.

Selanjutnya saat pagi barusan terpantau tidak kelihatan kepulan asap dari lereng Gunung Merbabu. Tetapi team dari BTNGMb naik ke tempat untuk pastikan titik api telah benar-benar padam. Serta hasilnya diyakinkan api yang awalnya membakar tempat seluas seputar 1,5 hektare itu telah padam.

“Luas 1,5 hektare (tempat yang terbakar),” jelas Junita.

Selain itu untuk menghadapi berlangsungnya kebakaran di Gunung Merbabu, BTNGMb akan tingkatkan patroli di lapangan.

“Sekarang kami naikkan patroli karhutla,” tutur ia.

Baca juga : Setelah Setahun, Brasilnya Akhirnya Kalah Lagi

Didapati, pada Sabtu (7/9) siang kebakaran berlangsung di lereng Gunung Merbabu. Yaitu di lokasi Taman Nasional, di blok Tritis, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali.

Api pertama-tama didapati pada jam 09.30 WIB. Petugas dari BTNGMb Resort Selo bersama dengan beberapa komponen warga serta relawan langsung naik ke arah titik api.

Seputar jam 13.00 WIB mereka sukses mencapai titik api serta langsung lakukan pemadaman dengan beberapa alat tradisionil. Api sukses dipadamkan seputar jam 15.30 WIB. Prediksi luas tempat yang terbakar seputar 2 hektare. Vegetasi tanaman berbentuk semak-semak.

Walau telah 2x alami kebakaran, tambah Junita, kegiatan pendakian Gunung Merbabu masih dibuka untuk umum.

Faksinya juga menyarankan pada warga untuk waspada serta siaga pada intimidasi kebakaran rimba serta tempat. Pasalnya musim kemarau seperti saat ini riskan berlangsung kebakaran. Sebab semak-semak kering serta daun dapat menyebabkan kebakaran.

“Pendakian masih dibuka. Kami menyarankan pada warga untuk waspada berkaitan karhutla, sebab musim kemarau ini sumber api berbentuk semak kering serta serasah daun di lokasi dapat menyebabkan kebakaran,” minta Junita.