Masuk Hall of Fame, Li Na Tidak Mau Ikuti Comeback Kim Clijsters

, , Comments Off on Masuk Hall of Fame, Li Na Tidak Mau Ikuti Comeback Kim Clijsters

Masuk Hall of Fame, Li Na Tidak Mau Ikuti Comeback Kim Clijsters

WUHAN – Li Na, pemain China pertama yang memenangi Grand Slam mendapatkan penghargaan spesial jadi bekas petenis yang masuk International Tennis Hall of Fame. Seremoni Li Na jadi sisi International Tennis Hall of Fame dirayakan disela-sela Dongfeng Motor Wuhan Open.

Bekas petenis No.2 dunia itu jadi pemain pertama dari China – pria atau wanita – yang rasakan keberhasilan Grand Slam waktu memenangi Prancis Terbuka 2011. Ia selanjutnya mengulang-ulang sukses di Australia Terbuka 2014.

Li Na yang pensiun pada September 2014, menyebabkan perkembangan besar ketertarikan pada tenis tidak cuma di China, tapi di Asia Timur. Sukses Li Na jadi pembuka jalan generasi petenis China di bawahnya untuk memeriahkan peta kompetisi tunggal putri dunia. Sekarang, empat pemain putri China masuk 50 Besar Ranking WTA paling baru.

Baca Juga : Soal Ketua MPR, PAN Tunggu Lobi Politik

Dipilihnya Li Na dalam International Tennis Hall of Fame tahun ini membuatnya jadi pemain kelahiran Asia pertama yang terima kehormatan ini. Tidak bingung, ia mendapatkan perhatian spesial dalam seremoni di kota aslinya, wuhan, dengan terima frame photo dianya.

Dalam peluang itu, Li Na memperjelas tidak mempunyai gagasan untuk kembali bersaing seperti yang dipublikasikan Kim Clijsters belakangan ini. “Saya 100% tinggal di dalam rumah,” tuturnya. ’’Ini tambah lebih gampang, lebih dikit desakan. Paling tidak di dalam rumah Anda lakukan suatu serta tidak ada yang mengetahui. Tapi di lapangan tenis, bila Anda merusak raket Anda, penjuru dunia tahu,”katanya.