Jumpa Jan Lennard Struff Di Shanghai, Matteo Berretini Tampil Tanpa Ampun

, , Comments Off on Jumpa Jan Lennard Struff Di Shanghai, Matteo Berretini Tampil Tanpa Ampun

Jumpa Jan Lennard Struff Di Shanghai, Matteo Berretini Tampil Tanpa Ampun

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu– Matteo Berretini melanjutkan petualangannya untuk merebutkan satu diantara tiga tempat yang masih ada di ATP Finals pada November akan datang dengan maju ke set ke-2 Shanghai Masters.

Lakoni pertandingan pertama di Shanghai, petenis favorit ke-11, Berrettini langsung tancap gas untuk menghajar petenis berkebangsaan Jerman, Jan Lennard Struff dengan hasil mutlak 6-2, 6-1 dalam tempo 62 menit saja. Kemenangan itu jadi kemenangan ke-36 petenis berkebangsaan Italia, Berrettini pada musim ini sekaligus juga jadi kemenangan ke-30 semenjak 22 April kemarin.

Memulai minggu ini dengan ada di tempat ke-8 klassemen sesaat Race To London, perform yang kompak dari kompetitor yang lain, Alexander Zverev serta David Goffin, membuat Berrettini turun ke tempat ke-11 (2.230). Sekarang, dia cuma terpaut 25 point dari Zverev dengan waktu kurang dari lima minggu sampai ATP Finals yang akan diadakan pada November akan datang di London.

Berrettini yang musim ini jadi juara di Budapest serta Stuttgart, seterusnya akan hadapi petenis berkebangsaan Chili, Christian Garin yang musim ini sudah kantongi dua gelar.

Baca juga : Soal ‘Desa Tertinggal’, Ridwan Kamil: Bupati Bogor Salah Kutip

Di tindakan lain, petenis muda Polandia, Hubert Hurkacz menghambat langkah petenis favorit ke-9, Gael Monfils untuk jadi besar keinginan terkualifikasi di ATP Finals sesudah Hurkacz menaklukkannya dengan 6-2, 7-6 dalam tempo 76 menit di set ke-2.

Untuk satu tempat di perempatfinal, Hurkacz akan bertemu petenis favorit ke enam, Stefanos Tsitsipas atau petenis muda Kanada, Felix Auger Aliassime.

Auger Aliassime mencatatkan pertandingan set ke-2 menantang petenis berkebangsaan Yunani, Tsitsipas saat unggul atas Alexander Bublik dengan 7-6, 4-0 saat petenis berkebangsaan Kazakhstan itu putuskan mundur dari laga.