Ratusan Warga Pacitan Salat Minta Hujan di Bendungan Mengering

, , Comments Off on Ratusan Warga Pacitan Salat Minta Hujan di Bendungan Mengering

Ratusan Warga Pacitan Salat Minta Hujan di Bendungan Mengering

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu– Efek kemarau panjang masih berasa di Pacitan. Beberapa puluh desa alami kritis air. Demikian juga ruang persawahan turut kering kerontang. Masyarakat juga mengadakan salat istisqa, berharap hujan selekasnya turun.

Semenjak jam 07.00 WIB beberapa ratus masyarakat terlihat bergabung. Bukan di lapangan. Tetapi di dam atau bendungan di Desa Sukoharjo. Kecamatan Pacitan. Bangunan penampung air itu tidak tersisa kubangan sedikitpun. Yang ada cuma rekahan tanah antara bongkahan batu.

Beralas tikar seadanya mereka duduk bersimpuh. Jemaah pria ada di baris depan. Sedang jemaah wanita ada pada shaf belakang. Kedua-duanya terpisah bentangan pasir. Tidak cuma orang dewasa, beberapa anak juga turut melakukan salat.

Salat 2 rakaat itu berjalan khidmat. Bertindak selaku imam Alfian Jauhari, tokoh warga ditempat. Sedang khatib ialah Syarif Hussein, pimpinan Pondok pesantren Al Anwar, Ploso.

Baca juga : MU Vs Liverpool: Siap Pimpin Lini Serang Setan Merah, Martial?

“Silahkan kita meminta ampun pada Allah atas semua dosa serta kekeliruan,” katanya di muka jemaah diikuti bacaan istighfar berulang-kali. Seringkali suara terdengar parau. Lalu tangan sang ustadz mengusap air mata.

Didapati detikcom selesai salat, Hussein menjelaskan efek kemarau panjang benar-benar rasanya. Sumur-sumur di permukiman serta telah lama jadi kering. Kalaulah masih ada sumber, habis dihisap dalam tempo 2 menit. Walau sebenarnya keperluan air masyarakat benar-benar tergantung air tanah itu.

“Betul-betul kita mendekatkan diri pada Allah SWT. Dengan kemarau yang panjang sekali hingga kita menginginkan hujan ini datangkan karunia, bukan musibah,” pungkasnya.

Selesai salat berjemaah, masyarakat lalu sama-sama bersalaman. Antara berberjabatan tangan terdengar lantunan pujian. Didalamnya berbentuk doa supaya Sang Khalik selekasnya turunkan hujan dari langit. Ritual selesai dengan mencicip sedekah yang dibawa dari rumah semasing.