Satpol PP Denpasar akan Tutup Usaha Sablon yang ‘Merahkan’ Sungai Badung

, , Comments Off on Satpol PP Denpasar akan Tutup Usaha Sablon yang ‘Merahkan’ Sungai Badung

Satpol PP Denpasar akan Tutup Usaha Sablon yang ‘Merahkan’ Sungai Badung

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu– Satpol PP Kota Denpasar merencanakan tutup usaha sablon Nurhayati (49) yang membuat sungai (tukad) Badung jadi merah. Karena, pembuangan sampah sablon Nurhayati mengakibatkan kerusakan lingkungan.

“Sebab ini tertangkap tangan karena itu sekalian menanti sidang atas izin PN Denpasar esok kita kerjakan penyegelan pada usaha ini, sebab bekerja semenjak 2005 tanpa ada di dukung perizinan yang resmi dari Denpasar,” kata Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Anom Sayoga waktu diminta konfirmasi, Rabu (27/11/2019).

Dewa menjelaskan faksinya akan mengunci usaha sablon punya Nurhayati di Jl Pulau Misol, Denpasar Barat, Kamis (28/11) esok. Nurhayati akan jalani sidang tipiring pada Jumat (29/11) akan datang.

Baca juga : Drama di Madrid Vs PSG: Ketika VAR Batalkan Kartu Merah Courtois

“Kami dari team yustisi Kota Denpasar setuju smbl menanti proses persidangan ini esok gagasan kami tutup upayanya. Tuntutan bukan sekedar Perda tipiring Jumat, tetapi ini undang-undangnya ada kami akan limpahkan ke polisi. Kami sedang bekerjasama dengan faksi Poltabes agar dilanjutkan dituntut dengan UU lingkungan hidup,” tuturnya.

Dewa menjelaskan pembuangan sampah itu dipandang melanggar perda keteraturan umum di Kota Denpasar. Sampah itu membuat air sungai Badung yang lewat di Jl Imam Bonjol, Denpasar, Bali, tiba-tiba berwarna merah pekat pada Selasa (26/11).

“Berkas masalah telah usai untuk sidang di PN Denpasar Jumat (29/11). Dijaring dengan Perda no 1 mengenai keteraturan umum di Kota Denpasar, klausal 12 ayat (3) Perda 1 tahun 2015 jo beberapa perda yang lain berkaitan perizinannya,” jelas Dewa.