Gary Neville Yakin Para Pemain Premier League Siap Potong Gaji

, , Comments Off on Gary Neville Yakin Para Pemain Premier League Siap Potong Gaji

Gary Neville Yakin Para Pemain Premier League Siap Potong Gaji

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu– Tim-tim Premier League belum juga memberitahukan pemotongan upah ditengah-tengah kritis corona. Beberapa pemain dipercaya tidak akan keberatan dengan jalan keluar itu.

Pandemi virus corona jadi rintangan besar untuk dunia olahraga, tidak kecuali tim-tim sepakbola terkenal. Penundaan persaingan bermakna tidak ada penghasilan dari beberapa pertandingan, sesaat biaya upah pemain, staf pelatih, serta karyawan terus berjalan.

Klub-klub top Eropa seperti Barcelona, Atletico Madrid, Bayern Munich, Borussia Dortmund, serta Juventus telah memberitahukan pemotongan upah pemain, yang mengisap budget paling besar. Barcelona serta Atletico contohnya, memotong sampai 70% upah pemain.

Dari pemotongan ini, club tidak hanya selamatkan diri dari kekuatan pailit, tetapi dapat juga amankan karyawan yang tidak terkait dengan permainan, atau diketahui dengan non-playing staff. Beberapa bagian dari upah pemain dapat digunakan untuk menggaji beberapa staf itu, yang persentasenya pasti tidak berapa dibandingkan upah pemain.

Nah, di Inggris, ada masalah berkaitan kondisi kritis ini. Sesaat tim-tim serta Asosiasi Pemain sepak bola Profesional (PFA) belum setuju masalah pemotongan upah, klub-klub justru terlebih dulu memangkas upah non-playing staff.

Ketentuan di Inggris memang meluluskan hal itu, dengan beberapa staf dirumahkan sesaat. Tetapi dengan cara norma, ini dipandang tidak elok mengingat ada beberapa pemain dengan upah selangit, yang semestinya terlebih dulu terpengaruh.

Baca juga : Bagi Andy Roddick, Performa Bianca Andreescu Menarik Untuk Disaksikan

Masalah ini, tim-tim Premier League memberitahukan selekasnya konsultasi dengan beberapa pemain berkaitan peluang pemotongan upah sebesar 30%. Mereka mengatakan akan berperan 125 juta paun ke tim-tim EFL (Championship, League One, serta League Two) serta 20 juta paun ke Dinas Kesehatan (NHS).

Bekas bek Manchester United serta tim nasional Inggris Gary Neville yakin pada intinya beberapa pemain tidak keberatan dipotong upahnya. Mereka akan sadar jika saat-saat susah semacam ini perlu kompromi serta kerja sama semua pihak.

” Saya pikir jika Anda menanyai beberapa pemain Premier League itu, apa mereka ingin berperan ke NHS, ke komune, untuk rintangan yang ditemui negara sekarang, mereka pasti katakan ‘├Ła’, ” papar Neville diambil Sky Sports.

” Tim-tim sendiri akan perlu suport dalam pekan-pekan ke depan, terutamanya jika ini bersambung sampai Juni, Juli, Agustus, September, dengan penghasilan yang hilang dari ticket musiman, dari gerbang masuk stadion. Mereka perlu suport serta ini masalah kompromi serta kerjasama. ”

” Beberapa pemain akan perlu memperhitungkan itu. Jika saya sisi dari serikat pemain saat ini, seperti saya dahulu berada di sana, saya ingin memberikan andil ke club, sebab saya pikir itu penting supaya mereka bertahan hidup, dan juga pastikan ada andil ke komune yang lebih luas serta NHS, ” pungkasnya.