Lelang Keperawanan Mulai dari Rp 2 M, Sarah Salsabila Bisa Didenda Rp 6 M

, , Comments Off on Lelang Keperawanan Mulai dari Rp 2 M, Sarah Salsabila Bisa Didenda Rp 6 M

Lelang Keperawanan Mulai dari Rp 2 M, Sarah Salsabila Bisa Didenda Rp 6 M

Agen Bola, Agen Poker Online, Agen Domino qiu qiu– Video selebgram Sarah Salsabila dipandang berisi faktor pornografi. Bila sampai ke ranah hukum, ada resiko hukuman yang telah menunggu Sarah Salsabila.

Guru Besar Hukum Pidana Kampus Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof Hibnu Nugroho, pada detikcom memberi keterangan, video yang Sarah Salsabila buat ada faktor kesengajaan serta dapat terlilit UU ITE serta UU pornografi.

Hibnu menjelaskan video lelang keperawanan yang di-publish di account @sarahkeihl dapat dijaring Klausal 27 ayat (1) UU ITE serta Klausal 4 ayat (1) UU pornografi. Walau mempunyai tujuan untuk mengkritik atau pernyataan sarkas buat mereka yang dipandang tidak perduli Corona, tetap video yang dibikin Sarah tidak cocok.

“Tetapi kan dari tujuannya tempo hari tidak dari motivasi tempo hari. Sesudah ada kecaman, baru ada bentuk (itu cuma) sarkas, itu kurang cocok. Ia untuk orang dewasa, orang cukup menjelaskan itu, itu satu yang perlu diakui, ” kata Prof Hibnu Nugroho, Jumat (22/5/2020).

Untuk pelanggaran dua klausal yang disebut di atas telah ada resikonya.

Mengenai resiko pidana pada seorang yang menyalahi Klausal 27 ayat (1) ada dalam Klausal 45 ayat (1) UU ITE yang mengeluarkan bunyi:

Baca juga : Mendes Optimistis Penyaluran BLT Dana Desa Tahap Pertama Selesai H+2 Lebaran

(1) Tiap Orang yang dengan menyengaja serta tanpa ada hak membagikan serta/atau mentransmisikan serta/atau membuat bisa diaksesnya Info Elektronik serta/atau Dokumen Elektronik yang mempunyai muatan yang menyalahi kesusilaan seperti disebut dalam Klausal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun serta/atau denda terbanyak Rp1.000.000.000, 00 (satu miliar rupiah)

Buat pelaku yang menyalahi Klausal 4 ayat (1) dapat memperoleh resiko sama seperti yang telah ditata dalam UU pornografi Klausal 29, yang mengeluarkan bunyi:

Tiap orang yang menghasilkan, membuat, perbanyak, melipatgandakan, menebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, tawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau sediakan pornografi seperti disebut dalam Klausal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan serta paling lama 12 (dua belas) tahun serta/atau pidana denda sedikitnya Rp250.000.000, 00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) serta terbanyak Rp6.000.000.000, 00 (enam miliar rupiah).

Untuk seorang selebgram serta pebisnis Sarah Salsabila, Hibnu menjelaskan nasibnya bergantung pada penegak hukum.

“Bergantung penegak hukum ingin diterusin atau mungkin tidak. Saya anggap itu bentuk pendidikan pada warga tidak untuk gampang ucapkan beberapa hal semacam itu, ” tegas Hibnu.